JUDUL URUSAN NANTI

0
10

Setidaknya aku mengenal-Mu dengan cara ini.

Bahwa pergumulan ini bukan hanya bicara tentang

aku dan Kau.

Lebih daripada itu,

ini tempatnya aku menjadi keranjingan;

terbata mengeja aksara-aksara megah

Elok rupawan yang menukilkan

Syahdu suara para cendekia.

Ini bukan menyoal aku dan Kau sahaja

Ini urusan bumi dan seisinya

Jagad raya kaya persimpangan

Mereka melambai-lambai,

meminta aku membudak padanya

Ramai nuansa dunia.

Lalu aku mulai mengenal Kau dan mereka dengan cara ini.

Bahwa pergumulan ini bukan hanya bicara tentang

aku dan Kau.

Di sini tempat aku mengerti bahwa;

para Cendekia ialah bidak serupa Laskar

Tak untuk membudak pada nuansa dunia.

Bersepakat menjaga; urusan bumi dan seisinya.

 

Yogyakarta, 8 Oktober 2014

Ditulis dalam rangka menyambut Milad Muhammadiyah ke- 105 H/ 102 M. Selamat untuk persyarikatan. Salam hebat untuk para pionir serta penerus di dalamnya. Sukses Musyawarah Nasional IV Keluarga Alumni Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (KAMADA).