PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN: METODE BISNIS BERBASIS ONLINE

0
31
Processed with VSCO with a6 preset

Sebuah upaya untuk memberdayakan masyarakat serta membantu meningkatkan perekonomian secara mandiri salah satuya yaitu dengan memberikan pelatihan kwirausahaan. PCPM bekerjasama dengan LazisMu Piyungan dan KDJ (Kuliah Dosen Jualan) menyelenggarakan sebuah pelatihan kewirausahaan yaitu Business Class Online Level 1 (BCL) yang bertempat di SMA Muhammadiyah Piyungan. Guna mendukung SMA Muhammadiyah Piyungan menjadi Sekolah Kewirausahaan maka kegiatan ini dilaksanakan di sekolah tersebut. Terslenggaranya Pelatihan Kewirausahaan didukung sepenuhnya oleh Lembaga LazisMu Piyungan.  Kegiatan yang dipimpin oleh Bapak Suryadin Laodang dimulai sejak 14 Januari 2018 lalu, rencananya kegiatan ini akan berlangusng selama enam bulan. Pertemuan dilakukan secara tatap muka setiap minggu sekali pada hari Jumat. Kelas dilaksanakan pada 2 sesi, kelas sore dan kelas malam.  Kelas sore rata-rata peserta pelatihan adalah siswa SMA Muhammadiyah Piyungan dan kelas malam untuk umum.

Pelatihan dimaksudkan untuk menumbuh kembangkan para pelaku usaha khususnya di Piyungan untuk memasarkan produknya secara online. Para peserta diberikan wawasan terkait kewirausahaan termasuk bagaimana membangun sikap wira usaha dan sekaligus menjadikan para usahawan agar tangguh menghadapi persaingan pasar yang ketat. Pembinaan dan bimbingan terus dilakukan dan dikontrol secara berkala dari awal hingga akhir sesi pelatihan. Dengan demikian nantinya kompetensi yang dikuasi peserta pelatihan dapat dipantau secara langsung.

Sebagai  Pimpinan  LazisMu  Piyungan  Bapak  Zainal mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan  kesempatan  belajar  bagi  semua  kalangan. Ilmu yang diberikan  merupakan ilmu yang mahal sehingga perlu kesungguhan dalam praktiknya. Pelatihan yang di dukung sepenuhnya oleh LazisMu Piyungan kali ini diharapkan  mampu  memberikan kemanfaatan yang besar bagi peserta.

Dalam sambutan technical meeting Bapak Suryadin Laodang menekankan pentingnya pelatihan. Beliau berharap agar peserta nantinya dapat secara mandiri memajukan usahanya, mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional untuk mendongkrak perekonomian mereka.