BANGGA LIHAT PERKEMBANGAN DAN KEMAJUAN MU’ALLIMIN

0
283

Yogyakarta — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabinet Kerja, Ir Mochamad Basoeki Hadimoeljono MSc PhD menyempatkan berkunjung ke Madrasah Mu’allimin Yogyakarta di sela-sela agenda kunjungan kerjanya di wilayah DIY. Menteri dan rombongan diterima oleh jajaran direksi, pengelola, serta ratusan santri di asrama 8 madrasah setempat, Sabtu (17/2/18).

Dalam kesempatan itu, Basoeki Hadimoeljono menyampaikan rasa bangganya dan mengucapkan selamat kepada pimpinan dan seluruh warga madrasah yang telah mampu  menunjukkan berbagai prestasi dan kemajuan, tidak hanya dalam skala lokal, nasional, namun bahkan skala global.

“Secara khusus, saya merasa bangga dan senang bisa bertemu langsung dengan para santri yang ternyata berasal dari seluruh Indonesia ini, meski hanya dalam waktu yang singkat. Saya berpesan, belajarlah dengan benar, tuntutlah ilmu dengan baik, agar kelak bisa menjadi ulama dan pemimpin bangsa yang amanah,” pesan menteri kepada ratusan siswa yang mengerumuninya.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan menyusul telah selesainya proses pembangunan asrama siswa tiga lantai dengan kapasitas 200 orang. Biaya pembangunan berasal dari anggaran pengadaan infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. Pembangunan gedung selesai sesuai dengan tenggat waktu yang ditargetkan, yakni 3 bulan. Direncanakan, pada bulan Maret-April yang akan datang seluruh perangkat pendukungnya, seperti mebeler sudah tersedia secara lengkap dan siap digunakan, khususnya untuk menyambut 342 santri baru di tahun pelajaran ini yang berasal dari 25 propinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Direktur Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta H Aly Aulia Lc MHum menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan gedung tersebut. Menurutnya, untuk menyongsong kiprah Mu’allimin memasuki abad ke-2 pihaknya akan terus melakukan kemitraan dan sinergisitas dengan berbagai pihak eksternal dalam upaya mengoptimalkan layanan pendidikan, memaksimalkan potensi para santri, serta pola  pengasuhan anak didik yang ke depan harus semakin ideal.

“Kami berharap, semoga dengan semakin memadainya sarana fisik yang ada, akan berefek positif terhadap semangat dan gelora segenap warga madrasah dalam menyongsong Mu’allimin di abad ke-2,” tegas Aly. (humas)