Cinta dalam ISLAM

0
79

Oleh : Eko Harianto*

Bercinta dan perasaan cinta mungkin sesuatu yang sukar dielakkan pada zaman sekarang ini. Dengan kemudahan teknologi perhubungan, hampir mustahil pemuda di zaman ini tidak bercinta, walaupun sekurang-kurangnya hanya dengan ber-sms, facebook, whatsapp, twitter, instagram, line, dan sebagainya.

Islam merupakan agama yang mengajarkan pada cinta serta menganjurkan untuk menumbuhkan rasa cinta yang ada. Baik berupa cinta kepada Allah SwT, kepada Rasul-Nya, kepada Agama (keyakinan), kepada sesama manusia, maupun kepada makhluk hidup yang ada di sekitarnya.

Manusia yang ada di dunia ini akan menunjukkan sikap acuh tak acuh saat mendengarkan tema cinta dalam Al-Qur’an, bahkan di antara manusia tersebut ada yang mengecam seraya berucap la haula wa la quwwata illa bi Allah, dan a’udzu bi Allah terhadap tema Al-Qur’an dan Cinta.

Sangat jarang manusia yang mampu memahami tema yang ada tersebut, bahkan dapat dikatakan sangat langka. Hanya yang diberi anugerah ilmu dan petunjuk lebih oleh Allah SwT serta adanya pemahaman dan kepekaan terhadap teks-teks Al-Qur’an dan Hadits yang mampu menggali sekaligus meyakini bahwa sesungguhnya Islam adalah agama cinta. Seorang Mukmin tidak akan dapat mengecap manisnya iman kecuali setelah ia merasakan hangat dan lezatnya cinta.