Belajar Menjadi Jujur

0
55

Kita semua tentu sering dinasehati orangtua ataupun guru untuk menjadi orang yang jujur. Pesan tersebut memang terkesan sederhana, namun memiliki maksud yang sungguh luar biasa. Mengapa sikap jujur begitu penting? Karena kejujuran merupakan kunci atau pangkal dari segala amal baik seseorang. Tanpa sikap jujur, segudang amal kebaikan yang kita lakukan akan terasa sia-sia. Namun sebaliknya, segala amal perbuatan maksiat atau dosa yang disebabkan sifat jujur, akan ditinggalkan.

Sebagaimana Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya kejujuran itu akan mengantarkan (pelakunya) kepada kebajikan dan sesungguhnya kebajikan itu akan mengantarkan (pelakunya) ke surga; dan sesungguhnya seseorang yang benar-benar akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Sesungguhnya dusta itu akan mengantarkan (pelakunya) kepada keburukan dan keburukan itu akan mengantarkan (pelakunya) ke neraka; dan sesungguhnya seseorang yang selalu berdusta akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta”. (HR. Bukhari-Muslim)

Apakah arti jujur? Kejujuran berarti adanya kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Kejujuran berperan besar dalam kehidupan individu dan masyarakat. Kejujuran merupakan keindahan dalam bertutur dan landasan untuk meraih kesuksesan. Oleh karena itu agama Islam sangat mengagungkan kejujuran dan mendorong manusia untuk berkata benar.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam al-Qur’an:

“Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka Itulah orang-orang yang bertakwa. Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah balasan orang-orang yang berbuat baik”. (QS. Az-Zumar: 33-34)