Menggugah GURU Menulis Karya Ilmiah

0
47

Oleh: Eko Harianto*

GURU merupakan profesi yang dinamis. Hampir semua guru mulai dari tingkat Dasar hingga Menengah Atas memiliki kemampuan menulis. Sebagian besar kegiatan guru di sekolah berorientasi pada misi pendidikan dan pengajaran di kelas, sedangkan visi dan misi ilmiah dalam bentuk tulisan dan publikasi ilmiah sering terabaikan. Hal tersebut berimplikasi pada penulisan dan publikasi karya ilmiah di kalangan guru masih memrihatinkan, termasuk di dalamnya pemakaian bahasa Indonesia ragam tulis ilmiah.

Menulis merupakan sebuah proses. Ia tidak hadir di ruang hampa, tanpa upaya untuk meraihnya. Seorang guru sesungguhnya sudah memiliki modal yang lebih dari cukup untuk menulis. Dalam keseharian, mereka sudah biasa melakukannya, baik menyusun silabus, RPP, proposal kegiatan sekolah, atau laporan kegiatan sekolah. Ada yang belum maksimal dilakukan sebagian besar guru adalah keberanian menguji nyali untuk mendedahkan gagasan-gagasan kreatif dan kritis kepada publik melalui tulisan di media cetak maupun jurnal ilmiah. Sebagian lainnya gampang runtuh nyalinya ketika tulisan yang dikirimkan selalu ditolak redaksi.