Memaknai Mudik Secara Kultural, Finansial, dan Transportasional

0
60

YOGYAKARTA, MENARA62.COM — Mudik secara harfiah memiliki arti pulang ke kampung halaman. Setiap orang yang merantau selalu memliki keinginan untuk mudik ke kampung halamannya, meski hanya satu atau dua kali dalam satu tahun. Namun, apa makna mudik menurut Dr. H Robby Habiba Abror, M.Hum., Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI Yogyakarta. Dia menyampaikan pada Menara62.com hari ini, Kamis (14/6/2018) bahwa, mudik adalah jihad kultural, finansial, dan transportasional.

Setiap orang yang ingin mudik tidak sekadar pulang kampung, tapi memiliki persiapan yang cukup, harapan dan tujuan yang sama, yaitu tiba di kampung halaman dengan sehat wal afiat. Menurut Robby, persiapan mudik itu tidak hanya berupa kesiapan mental fisik dan bekal saja, tapi ada tiga yang harus disiapkan oleh setiap pemudik menurutnya, yaitu modal sosial, intelektual, dan spiritual.