Kader Tahan Banting

0
13

Oleh: Muhammad Utama Al Faruqi*

Bagi kader-kader Muhammadiyah yang masih duduk di bangku sekolah, yang sebagian besar dari mereka adalah aktivis Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dan sebagian lainnya adalah kader KOKAM Pemuda Muhammadiyah seringkali berhadapan dengan masalah antara sekolah dengan kegiatan organisasi. Bahkan banyak juga orangtua yang sampai melarang putra-putrinya untuk aktif di organisasi pelajar. Karena banyaknya kader yang “gugur” di tengah jalan, baik sekolah maupun aktivitas organisasinya.

Sebenarnya masalah itu memiliki beberapa solusi yang disarankan, yaitu antara lain :

  1. Meluruskan niat

Ketika seseorang kader Muhammadiyah yang pastinya beragama Islam. Sudah seharusnya untuk meniatkan dan mengarahkan semua aktivitasnya untuk ibadah, lebih khusus dalam belajar dan berorganisasi.

Agar aktivitas itu tidak sia-sia hilang begitu saja, bahkan bernilai tinggi.