Tolong, Maaf, Terima Kasih (3)

0
10

Oleh: Eko Harianto*

Bahasan kali ini merupakan pembahasan akhir dari tiga kata yang menyimpan makna dan pendidikan yang baik sekali. Mendidik di sini iala mengajarkan, menjelaskan dan membiasakan. Kita semua tahu bahwa mengucapkan kata “tolong, maaf, terima kasih” adalah gratis. Akan tetapi, kalau tidak terbiasa memang sangat sulit sekali dalam pengucapan. Dan dalam pembahasan akhir ini kata yang kita bahas ialah kata “terima kasih”. Kita sebenarnya sudah tahu makna saat mengucapkan terima kasih, akan tetapi sering tidak menyadarinya. Dalam Islam, kata terima kasih adalah Jazakallah khairan” yang berarti semoga Allah SwT membalasmu dengan kebaikan.

Kata terima kasih memang merupakan kata yang sederhana dan tampak sepele. Tentu akan menjadi renungan dan pertanyaan dalam diri kita, “Kapan kita terakhir kali berterima kasih sepenuh hati pada seseorang?” Hampir bisa dipastikan, kita memang kerap mengucapkan terima kasih. Saat menerima pemberian seseorang, atau saat mendapatkan hadiah dari orang lain, hingga karena bantuan seseorang kepada kita. Spontan, kita memang mengucapkan terima kasih. Tapi pertanyaannya, apakah spontanitas tersebut benar-benar dari dalam hati, atau sekadar formalitas karena merasa “wajib” mengucapkan terima kasih? Semua tergantung kebiasaan yang ada pada lisan kita semua.

Dibalik kata terima kasih memiliki makna sebuah apresiasi yang tinggi bagi siapa yang mengucapkan dan menerima ucapan tersebut serta mengandung efek secara psikologis yang sangat besar dampaknya. Mengucapkan kata terima kasih juga merupakan bentuk dari rasa syukur yang kita terima, baik itu dari Sang Maha Pencipta maupun dari makhluk hidup yang ada di sekitar kita. Mengucapkan dan menerima ucapan terima kasih merupakan tanda syukur kita. Ada beberapa proses yang mengalir tanpa disadari yaitu menerima – bersyukur – memberi.