Muhammadiyah dan Struktur Sosial Baru

0
105

Oleh : Fikri Fadh

Muhammadiyah adalah organisasi Islam yang lahir pada masa kolonial. Berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Berjuang semasa orde lama. Berprinsip semasa orde baru. Bersikap dewasa saat reformasi. Hingga saat ini sudah berusia satu abad lebih. Usia yang matang untuk mengaku, “paham” tentang negara ini.

Dalam kiprahnya, Muhammadiyah tidak hanya menjadi organisasi dakwah keislaman. Namun juga menjadi gerakan sosial. Kuntowijoyo, seorang cendekiawan muslim pernah menuliskan tentang Muhammadiyah sebagai gerakan sosial. Sepertinya, tulisan tersebut menjadi masukan yang berarti bagi kader-kader Muhammadiyah. Sehingga Muhammadiyah melakukan evaluasi atas transformasi sosial yang dilakukan.

Bagaimana transfomasi sosial Muhammadiyah menurut Kuntowijoyo?

Menurut Kuntowijoyo, Muhammadiyah belum memiliki konsep gerakan sosial yang jelas. Selama ini, kegiatan pembinaan warga Muhammadiyah lebih diorietasikan kepada kegiatan untuk mengelola pengelompokan-pengelompokan, yang berdasarkan pada diferensiasi jenis kelamin dan usia. Umpamanya ada Nasyiatul ‘Aisiyah dan ‘Aisiyah untuk kelompok remaja putri dan ibu-ibu. Ada gerakan untuk laki-laki usia muda, yaitu Pemuda Muhammadiyah. Usia pelajar menangah dan atas, ada IPM, sedangkan usia mahasiswa adalah IMM.