Perekonomian Syariah Beradaptasi dengan Revolusi Industri 4.0

0
12

YOGYAKARTA — Berdasarkan survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), ada 143,26 juta orang yang menggunakan internet di Indonesia. Dan, 80 persennya merupakan jumlah pengguna internet yang dilakukan melalui smartphone.

Fakta ini menjadi sebuah peluang yang diambil oleh berbagai pihak. Tak terkecuali bidang perbankan syariah dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

Seperti disampaikan Herbudhi Setio Tomo, dalam keynote speaker seminar Nasional “Peluang dan Tantangan Ekonomi, Keuangan dan Bisnis Syariah dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0” di ruang Amphiteater Gedung Kasman Singodimedjo Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis (30/8/2018), efek dari revolusi industri tersebut harus diikuti.

Saat ini, seperti dikatakan Herbudhi, Direktur Eksekutif Asbisindo (Asosiasi Bank Syariah Indonesia), tingkat penetrasi internet dalam aktivitas kehidupan masyarakat adalah sebesar 57 persen dan diperkirakan pada 2020 akan mencapai 88 persen.

Hal ini yang kemudian direspon oleh perbankan dengan melakukan berbagai inovasi yang memudahkan nasabah, misalnya dengan membuat aplikasi perbankan mobile.