Srikandi itu Bernama Derliana

0
40

Oleh: Widiyastuti*

Kota Padang Panjang, memang bukan sebuah kota metropolitan dengan hingar-bingar kehidupan duniawi.

Kota berudara sejuk yang harus ditempuh 2,5 jam dari Padang ini, menyimpan sebuah cerita sejarah yang luar biasa. Di kota ini ada sebuah lembaga pendidikan yang telah berdiri di tahun 1930 dan diinisiasi oleh tokoh besar Buya Hamka, yaitu Kulliyatul Mubalighien Muhammadiyah (KMM) di Kauman Padang Panjang.

Keberadaannya tidak bisa dilepaskan oleh berdiri dan berkembangnya Muhammadiyah di Padang Panjang. Bisa dibilang, inilah usaha amal pertama yang ada di Sumatera Barat sebagai bagian dari keunggulan Muhammadiyah yang selalu menyeimbangkan dakwah bil lisan dan bil hal. Lembaga ini pulalah yang mencetak banyak kader, pemikir dan ulama, yang akhirnya mengembangkan Muhammadiyah di Sumatera Barat dan Indonesia.

Hamka, tentunya tidak menyangka lembaga yang didirikan untuk mendidik kemampuan leadership lulusan Diniyah dan Thawalib akan berkembang menjadi persemaian kader-kader unggul persyarikatan, khususnya dalam hal leadership dan intelektulitas.