Kemenkes dan MTCC UMY Luncurkan Peraturan Kawasan Tanpa Rokok Bersama Pemerintah Daerah Kebumen

YOGYAKARTA — Dampak buruk dari asap tembakau bagi kesehatan tubuh sudah sering dibahas oleh berbagai elemen masyarakat. Namun peraturan yang dapat membatasi paparan bahaya tersebut masih dirasa kurang tegas, terutama untuk paparan asap rokok di kawasan umum dan terbuka. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah meluncurkan 35 Peraturan Desa tentang Kawasan Tanpa Rokok. Peluncuran tersebut dilaksanakan pada hari Senin (19/11) di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen. Peraturan tersebut merupakan tindak lanjut dari beberapa kunjungan sebelumnya yang dilakukan oleh tim Kemenkes dan MTCC UMY.

dr. Anung Sugihantono, M. Kes selaku Direktur Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI memberikan  apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kebumen khususnya Pemerintah Desa Babadsari dan 34 Desa lainnya yang telah membuat payung hukum terkait peraturan kawasan tanpa rokok. “Sebenarnya masyarakat secara umum telah mengetahui bahaya dari kegiatan merokok dan paparan asapnya dapat menimbulkan gangguan penyakit paru kronik dan penyakit lainnya. Namun terkadang masyarakat, terkhusus perokok masih cuek atau kurang peduli terhadap risikonya. Untuk itu kita butuh salah satu instrumen atau cara lain agar masyarakat dapat lebih meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan,” ujarnya.