Kenapa Hanya Pemuda Muhammadiyah dan Dahnil?

0
16

Oleh: Ma’mun Murod Al-Barbasy, (Ketua I Bidang Organisasi PP Pemuda Muhammadiyah 2006-2010)

DALAM beberapa hari terakhir, pemberitaan terkait pemanggilan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PP PM) oleh pihak Keepolisian, berkenaan dengan kegiatan bertajuk apel dan kemah kebangsaan pemuda Islam Indonesia, menghiasi banyak media.

Pemanggilan ini, memang terasa sangat aneh. Karena, kegiatan ini sudah berlangsung setahun lalu dan merupakan kegiatan Kemenpora RI yang dilakukan bareng antara Kokam dan Banser.

Info yang saya terima, dari kegiatan ini Kokam menerima bantuan dari Kemenpora sebanyak Rp 2 MILIAR (sengaja pakai huruf kapital) dan Banser mendapat Rp 3 MILIAR.

Kepanitiaan juga lebih banyak dari Banser. Tapi anehnya, ketika kegiatan ini “dibongkar”, dari pihak PP PM yang menjadi “target” langsung Ketua Umum PP PM Dahnil Simanjuntak, sementara Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, nyaris tidak atau belum tersentuh.

Pemanggilan Dahnil, sementara Yaqut Qoumas bebas tak dipanggil, adalah bentuk ketidakadilan aparat Kepolisian.