Sowan Buya Syafi’i Ma’arif

0
11

Oleh: Erik Tauvani Somae

Usai salat Maghrib di masjid Nogotirto pada hari Selasa, 5 Februari 2019, sebanyak 18 orang siswa kelas XII Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta duduk melingkar-erat di hadapan Buya Syafii Maarif untuk berguru menimba ilmu.

Sebagai permulaan, Buya Syafii bertanya kepada para siswa ini: “Apa yang kalian dapatkan selama belajar di Mu’allimin?”

Satu per satu di antara mereka memberikan jawaban yang beragam. Si A menjawab: kemandirian dan persahabatan, Si B: lebih bisa membaur dengan masyarakat, Si C: lebih berpikir terbuka, Si D: memiliki keberanian bicara di depan umum, dan Si E: lebih paham tentang Muhammadiyah dan Islam. Dan seterusnya…

Selanjutnya, Buya Syafii bertanya: “Adakah di antara tuan-tuan sekalian berkeinginan menjadi pengurus Muhammadiyah?”

Umumnya, mereka tidak hanya ingin. Namun ini sudah menjadi amanah ideologis sebagai alumni Mu’allimin.

Setelah bincang-bincang dua arah secara aktif dimulai dari Buya Syafii bertanya, kini giliran Buya memberikan nasihat-nasihatnya kepada para siswa.