BENGKULU, SOEKARNO DAN MUHAMMADIYAH: Bagaikan sebuah Mata Rantai yang Tidak Bisa Diputuskan

0
9

BENGKULU menjadi saksi bangkitnya pemikiran Soekarno akan kebebasan negeri ini.

Setelah melewati pengasingan di Ende yang membuat Soekarno drop secara kesehatan dan pemikiran, maka Bengkulu menjadi oase seorang Soekarno dan kawah candradimuka sebelum dia turun di kancah perjuangan bangsa.

Rumah ini merupakan rumah milik orang Cina yang disewa oleh pemerintah Hindia Belanda untuk pengasingan Soekarno.

Tahun 1938 Soekarno bersama istri dan anak-anaknya tinggal di Bengkulu dalam rangka pengasingannya.

Berkunjung ke rumah Soekarno ini, kita akan dihadapkan pada sebuah sosok yang luar biasa dalam pemikirannya. Di Bengkulu ini, Soekarno bertemu dengan Hasan Din, seorang tokoh Muhammadiyah yang kelak menjadi mertuanya.