Dosen FKIK UMY Berikan Pelatihan Kesehatan Untuk Jadi Lansia Berbahagia

0
3

YOGYAKARTA – Propinsi D.I. Yogyakarta merupakan salah satu wilayah dengan rata-rata angka harapan hidup yang cukup tinggi di Indonesia dengan 70 tahun masa hidup, khususnya pada masyarakat di wilayah Sleman yang memiliki usia harapan mencapai 74 tahun. Masa usia yang cukup panjang tersebut harus diringi dengan penjagaan kesehatan agar ketika memasuki masa tua tubuh dapat tetap beraktivitas secara baik. Untuk itu Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan pelatihan kesehatan kepada Lansia di daerah Patukan, Gamping pada hari Sabtu (6/4) di pelataran rumah warga setempat.

Disampaikan oleh Yoni Astuti, M.Kes., Ph.D. selaku ketua dari kelompok pengabdian dengan tema Pengkaderan dan Pelatihan Lansia Untuk Bebas Nyeri Lutut tersebut bahwa pada masa lansia gangguan kesehatan yang umum terjadi adalah pada fungsi motorik tubuh. “Usaha untuk melakukan pencegahan sangat jarang dilakukan, dan yang paling sering dijumpai adalah nyeri lutut. Kebanyakan dari lansia yang ada sudah mengalami gangguan tersebut terlebih dahulu baru kemudian berusaha ditangani, dan biasanya dengan menggunakan obat-obatan kimia,” ujarnya.

“Padahal pada masa lansia fungsi organ dalam juga mengalami penurunan dan tidak sekuat masa muda. Obat penghilang rasa nyeri biasanya berupa analgesic ataupun obat lainnya akan memberi beban lebih terhadap ginjal. Karena itu konsumsi obat unutk menghilangkan rasa nyeri bukan menjadi solusi yang baik jika terus menerus dilakukan,” papar Yoni.  

Yoni menyebutkan bahwa pelatihan ini menjadi penting karena ketika life expectancy semakin tinggi maka harus dibarengi dengan kemandirian. “Sebab ketidakmampuan untuk mandiri ini nantinya akan menjadi beban pikiran dan tenaga, baik untuk lansia itu sendiri juga keluarganya. Untuk itu pelatihan ini ditujukan untuk membangun pikiran yang sehat sebagai upaya menjadi lansia yang berbahagia,” lanjutnya.