Nahkoda Baru Muhammadiyah Taiwan

0
20

TAIWAN — Dalam upaya menjaga kesinambungan gerak dakwah Muhammadiyah di Taiwan, PCIM Taiwan senantiasa melakukan regenerasi kader dan pimpinan. Regenerasi diupayakan melalui beberapa cara, satu diantaranya adalah melalui estafet kepemimpinan. Dalam Musyawarah Cabang Istimewa (Muscabis) Muhammadiyah Taiwan tahun 2018, anggota Musycabis mengamanahkan Ahmad Syauqy menjadi Ketua PCIM Taiwan. Seiring berjalannya waktu, Syauqy, yang merupakan cucu Buya Hamka ini berhasil menyelesaikan studi doktoralnya pada Juni 2019 ini, sehingga ia harus kembali ke Indonesia.

Berdasarkan hasil rapat pleno tim formatur, disepakati bahwa estafet kepemimpinan PCIM Taiwan diamanahkan kepada Andi Azhar. Andi sendiri bukan orang baru di organisasi ini. Ia adalah salah satu generasi awal dan pendiri PCIM Taiwan di tahun 2014. Ditemui di sela-sela aktifitas kesehariannya, Andi mengatakan bahwa amanah ini sungguhlah teramat berat baginya.

“Sebenarnya sejak awal, saya menolak dan meminta rekan-rekan kader yang lain untuk mengemban amanah ini. Namun tim formatur ternyata tetap bersuara bulat untuk mengamanahkannya kepada saya. Sebagai kader, tentu ini adalah bagian dari tugas yang harus diemban dengan penuh tanggungjawab”. Jelas Andi.

Andi sendiri merupakan dosen Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang tengah memyelesaikan studi doktoralnya di bidang Administrasi Bisnis. Sebelum terjun di Muhammadiyah Taiwan, Andi tercatat sebagai pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PWM Bengkulu serta Sekretaris Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional PWM Bengkulu.