Upaya Pengembangan Kawasan Kota Sehat di Era Pembangunan Berkelanjutan

0
8

SLEMAN — Didukung Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI) UAD dan Asosiasi Institusi Perguruan Tinggi Kesehatan  Masyarakat Indonesia (AIPTKMI), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta adakan seminar internasional “The 5th Universitas Ahmad Dahlan Public Health Conference” di Grand Quality Hotel Yogyakarta, 3-4 Juli 2019.

Kegiatan ilmiah tahunan FKM UAD Yogyakarta dengan tema “The Role of Environmental Science to Support Healthy City Development in SDGs Era” atau peran ilmu lingkungan untuk mendukung pengembangan kota sehat di era tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), mengundang pembicara ahli di bidang kesehatan lingkungan, kesehatan masyarakat dan healthy city di Asia dan Eropa, di antaranya: Prof Sukri Palutturi, PhD (Universitas Hasanuddin), Dr Surahma Asti Mulasari, SSi, MSi (Dosen FKM UAD),  Hung-Yee Shu, PhD (Hungkuang University Taiwan), Vasenev Vyacheslav, PhD (RUDN University, Rusia), Assoc Prof Dr Ahmad Taufik Jamil (University Teknologi Mara Malaysia), Assoc Prof Kraichat Tantrakarnapa (Mahidol University Thailand).

Ketika membuka kegiatan tersebut pada Rabu, 3 Juli 2019, Prof Sarbiran M.Ed. Ph.D, Wakil Rektor IV Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, mengatakan, perkembangan ekonomi yang semakin cepat di beberapa negara, daya dukung lingkungan malah menurun.

“Dan hal itu membawa dampak terhadap peningkatan polusi udara di beberapa wilayah perkotaan. Oleh karena itu perlu ada upaya untuk menyelamatkan lingkungan,” papar Sarbiran.

Hal itu, dikatakan Sarbiran, untuk memastikan kehidupan berjalan dengan baik.

Di depan 61 orang peserta call for paper dari Indonesia maupun mancanegara serta 69 orang peserta umum yang ikuti seminar internasional “The 5th Universitas Ahmad Dahlan Public Health Conference” di Grand Quality Hotel Yogyakarta, Sarbiran mengatakan, saat ini dibutuhkan upaya untuk membuat lingkungan nyaman, aman, bersih, dan juga sehat.

Berkaitan seminar internasional UPHEC ke-5 tahun 2019 yang berlangsung hingga Kamis (4/7/2019) yang diadakan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UAD Yogyakarta dan didukung beberapa universitas di Asia dan Eropa, Sarbiran menjelaskan hal itu sebagai upaya untuk menjembatani informasi dan gagasan para ahli dan praktisi. “Sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam mengembangkan kota-kota sehat,” tandas Sarbiran.