Tim Poteret Didanai PKM DIKTI 2019

0
0

BANTUL — Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi kekayaan laut yang melimpah. Hal ini menjadikan laut Indonesia sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat yang berada di pesisir. Namun, masih banyak nelayan yang melaut secara tradisional.

Padahal proses pengawetan hasil tangkapan ikan dengan metode yang tepat tentu berdampak besar pada nelayan. Sehingga para nelayan membutuhkan teknologi pendingin yang efektif dan efisien untuk menjaga kualitas tangkapan ikan laut hingga tempat pelelangan ikan.

Berangkat dari hal tersebut, lima mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menciptakan alat POTERET yang telah direkayasa dengan memanfaatkan teknologi sederhana TEC (Thermo-Electric Cooler) untuk nelayan.

Dari hasil wawancara yang dilakukan Tim PKM-T POTERET kepada mitra, beliau mengeluhkan beberapa masalah yang mempengaruhi ikan tangkapan nelayan mengalami penurunan kualitas meliputi cuaca, suhu, dan bakteri.