Bella Kartika Aprilia: Alumni UAD Yogyakarta yang Menginspirasi

0
15

YOGYAKARTA — Namanya Bella Kartika Aprilia. Alumni Farmasi S1 (2010) dan Profesi Apoteker (2011) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta ini, kunjungi almamaternya, Jum’at (23/8/2019) siang.

“Alhamdulillah, kami mendapat kunjungan dari bos batik Sepiak Belitong,” ujar Danang Sukantar, MPd, Kepala Bidang Pengembangan Kemahasiswaan Biro Kemahasiswaan dan Alumni UAD Yogyakarta.

Dari obrolan sana-sini terungkap, seperti disampaikan Danang Sukantar, cerita yang disampaikan Bella Kartika Aprilia sangat inspiratif untuk pengelolaan dan pengembangan bisnisnya. Dari apotek, rumah bakso,  laundry,  batik, dan lain-lain.

“Dari semua bisnisnya itu hanya rumah bakso yang tidak dia lanjutkan,” terang Danang Sukantar. “Tapi, lainnya kini sudah bisa jalan dengan baik.”

Meski memiliki gelar apoteker, Bella Kartika Aprilia lebih memilih jadi pengusaha. Padahal, tidak ada setitik pun darah bisnis yang mengalir dari kedua orangtuanya yang hanya PNS.

Untuk bisnis batiknya, jangan ditanya. Pameran ke luar negeri sudah sangat sering diikuti perempuan kelahiran 19 April 1989. Selain itu, sudah ada 11 desain paten yang ia pegang dengan omset Rp 300 juta setiap bulannya dari bisnisnya yang dirintis sejak 2010. “Sampai anak turunnya bisa menikmati hak patennya,” kelakar Danang Sukantar.

Menyinggung soal kualitasnya, menurut Danang, sudah jaminan karena Bella menggelutinya hingga tujuh tahun dibantu 20 orang pegawai.

Meski bisnis yang lainnya ada yang rontok, tapi untuk produk Sepiak yang dihasilkan Bella Kartika Aprilia masih moncer hingga saat ini bekerjasama dengan kelompok perajin batik.

Menyinggung tentang bisnis laundry dan batiknya, Bella Kartika Aprilia punya cerita. Bagaimana keluarganya, terutama ibunya itu, menentangnya. Usahanya itu sudah dibangun bersama beberapa temannya waktu kuliah.