FGD Pertemuan Ilmiah Muhammadiyah: Riset Kebencanaan

0
6

BANTUL — Riset-riset kebencanaan yang digagas Muhammadiyah Disaster Management Center ini untuk dapat mengetahui persoalan yang ada di masyarakat.

Riset yang berbasis perencanaan, maka pengelolaan bencana akan berjalan lebih baik.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, H Budi Setiawan, ST, dalam acara bertajuk “Riset Kebencanaan” melalui Forum Grup Diskusi (FGD) pertemuan ilmiah Muhammadiyah, Selasa (20/8/2019) pagi, di lantai dasar Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Kampus Utama Jl Ringroad Selatan, Kragilan, Tamanan, Banguntapan, Bantul.

Kegiatan berupa grup diskusi dengan beberapa pembahasan, di antaranya seminar dan spesial session, pameran dan ignite stage serta lomba inovasi kebencanaan.

Di depan Prof Dr Sjafri Sairin (Majelis Diktilitbang  PP Muhammadiyah), Rektor UAD Dr H Kasiyarno, M.Hum dan perwakilan dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM): Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Budi Setiawan mengatakan, hasil riset dan diskusi bersama perguruan tinggi ini akan menjadi dasar program yang akan dilaksanakan MDMC nanti.

Pada kesempatan itu, Prof Dr Sjafri Sairin dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah sangat mendukung kegiatan itu.

“Melalui MDMC ini, maka tujuan dari Muhammadiyah berupa amar makruf nahi munkar tersampaikan,” kata Sjafri Sairin.