Revisi UU KPK: Duka Ganda Bangsa Indonesia

0
10

YOGYAKARTA — Bangsa dan rakyat Indonesia saat ini dirundung duka ganda. Duka pertama, Presiden ke-3 BJ Habibie — peletak dasar demokrasi di era transisi — meninggalkan  bangsa dan rakyat untuk selama-lamanya. 

Duka kedua, yang ironis, penerus BJ Habibie yakni Presiden Joko Widodo, sepakat melakukan pembahasan revisi UU KPK bersama DPR, yang akan membawa kerja pemberantasan korupsi ke tiang gantungan!

Dan tepat di hari wafatnya Presiden ke-3 RI  Bacharuddin Jusuf Habibie,  Presiden Joko Widodo  resmi meneken Surat  Presiden (Supres)  nomor R-42/Pres/09/2019 yang menyetujui revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini berarti bahwa Pemerintah dan DPR RI sepakat melakukan pembahasan revisi yang akan melemahkan kerja pemberantasan korupsi di Indonesia.