Perahu Pendidikan Untuk Pulau Arar

0
3

SORONG — Indonesia merupakan negara yang terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari ujung timur hingga barat Tanah Air. Tak ayal, perahu kecil atau kapal besar menjadi salah satu moda transportasi yang diminati untuk berpindah dari satu pulau ke pulau lainnya. Hal ini terkadang juga menjadi kendala bagi para penduduk yang mendiami kawasan yang terdiri dari gugusan pulau untuk melakukan berbagai aktivitas, contohnya ekonomi dan pendidikan. Kejadian ini juga dialami oleh ribuan penduduk Pulau Arar yang terletak di Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat. Melihat fenomena ini, Lembaga Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazizmu) dan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah serta beberapa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) bekerjasama untuk memberikan bantuan berupa tiga unit perahu motor kepada penduduk pada Sabtu (21/9) di Pulau Arar.

Ketua Lazizmu PP Muhammadiyah, Hilman Latief, Ph.D menuturkan bahwa selama ini proses belajar mengajar yang terjadi di Pulau Arar kerap mengalami kendala. Hal ini disebabkan oleh para tenaga pendidik yang berasal dari luar pulau kesulitan jika hendak mengajar karena sulit untuk mendapatkan kapal yang bisa mengantar ke sebrang. Keterlambatan memulai jam belajar karena hal ini menjadi hal yang kerap terjadi.

“Anak-anak sekolah yang ada di sini sering terlambat untuk memulai pelajaran karena gurunya belum datang. Yang seharusnya kelas dimulai jam tujuh pagi, tetapi baru terlaksana jam sepuluh. Untuk itu, kami memberikan 3 unit perahu motor yang dapat menampung sekitar 20 orang per unit. Dengan adanya ini, kami berharap anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan tepat waktu,” ujarnya saat menyambangi kawasan tersebut bersama rombongan Lembaga Penelitian, Publikasi & Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (LP3M UMY) dan beberapa PTM.