KH. Kahar Muzakkir Sosok Pahlawan Nasional Yang Luput Dari Pengetahuan Masyarakat

0
2

“Dulu sebelum kampus UMY ini berdiri, para pengagasnya ingin manjadikan kampus ini sebagai kampus yang berlandaskan Islam, UMY ingin menghadirkan pemikiran Islam di dalam sebuah instansi. Namun dulu ketika para tokoh Muhammadiyah mengeluarkan gagasan seperti itu ditertawakan dan dikatakan terlalu memaksakan. Sekarang bisa dibuktikan bahwa Muhammadiyah telah berhasil membuat ratusan perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia,” imbuh Prof. Dr. Haedar Nashir lagi.

Sejarawan Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.A., CBE juga mengungkapkan bahwa salah satu usulan KH. Muzakkir yang disetujui pada masa kemerdekaan adalah sila pertama pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa. “Sebelumnya sila pertama tidak ada kata Yang Maha Esa. Atas usulan KH. Muzakkir sila pertama Pancasila menjadi sangat islami, itu menunjukkan bahwa Pancasila sudah sangat sesuai dengan nilai Islam. Dengan pernyataan tersebut menegaskan bahwa KH. Muzakkir mempunyai pandangan politik Islam yang visioner. Tidak hanya memikirkan kepentingan berbangsa tetapi juga tentang bagaimana bangsa Indonesia mempunyai ideologi yang sesuai dengan nilai Islam,” paparnya.Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM) Mutiah Amini, M.Hum juga menegaskan bahwa peran KH. Muzakkir memanglah sangat besar. “Hal itu bisa kita lihat dari bagaimana mungkin Kotagede yang sebelumnya merupakan basis terbesar komunis menjadi daerah yang Islami berkat tangan beliau. Hal ini tentunya dapat dilakukan atas pemikiran inklusif beliau,”ujarnya. (ads)


Biro Humas dan Protokol
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Ringroad Selatan Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta 55183 Telp. 0274 387656 ext 115 | Fax. 0274 387646 | Web. www.umy.ac.id