Mewartakan Bencana dengan Perspektif Tangguh Bencana

0
18

SLEMAN — Dunia saat ini yang berada di era industri 4.0 yang berbasis teknologi informasi memberikan kesadaran baru betapa penguasaan terhadap media sangat penting, terutama dalam hal penanggulangan kebencanaan. 

Informasi akan menjadi sangat penting untuk melakukan pengurangan risiko (disaster risk reduction).

Budi Santoso selaku Koordinator Divisi Pengurangan Risiko Bencana MDMC PP Muhammadiyah, sampaikan paradigma terkait dengan penanggulangan bencana saat ini telah berubah. “Sebelumnya dikenal dengan respon bencana, namun saat ini telah terjadi perubahan melalui konsep pengurangan resiko bencana dan peran jurnalistik tangguh bencana sangat penting dalam era saat ini,” kata Budi Santoso.

Kesadaran ini, menurut Budi Santoso, mendorong relawan penanggulangan bencana Muhammadiyah untuk mulai menulis topik bencana.

“Selain itu pemahaman dan pemanfaatan akan pentingnya menulis tentang kebencanaan dengan perspektif tangguh bencana,” tandas AR. Hartanto, panitia pelatihan bertemakan “Mewartakan Bencana dengan Perspektif Tangguh Bencana”.

Kegiatan yang digelar LPB PDM Sleman itu dilaksanakan pada Ahad, 27 Oktober 2019 di kampus  UNISA (Universitas Aisyiyah), Jl. Ring Road Barat, Sleman, dibuka H. Abdul Kasri, M.Pd dari PDM Sleman.