Berpulangnya Ulama Padamnya Lentera Ilmu

0
8

Oleh : Nasrudin Joha

Seorang ulama, pewaris ilmu, pendidik dan pengemban dakwah Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Lc, M.Ag telah berpulang keharibaan, kembali kehadirat-Nya.

Bagi yang pernah mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), pasti karib dengan buku-buku karangan beliau.

Beliau tidak pergi, tapi berpulang ke rahmat-Nya. Beliau telah melakoni takdir, dilahirkan, hidup dan dibesarkan, merengkuh dan membagi ilmu, dan akhirnya mewariskan perbendaharaan amal.

Bagi kaum muslimin, berpulangnya seorang ulama berarti berpadamnya cahaya ilmu. Tidak ada kesedihan yang paling dalam, kecuali berpisah dari ilmu.

Bukan hanya berpisah dari ilmu, berpulangnya Prof. Dr. Yunahar Ilyas, Lc, M.Ag juga menandai perpisahan pada sebuah teladan. Teladan ulama yang setia dan berpegang teguh kepada ilmu, di saat banyak “ulama-ulama dunia” sibuk menukar perbendaharaan ilmu dengan harta yang sedikit, menyembunyikan kebenaran dan menampakkan kebatilan hanya karena ingin mendapat ridha penguasa.

Teladan keikhlasan dan keistiqomahan, menyampaikan kebenaran di tengah kesimpangsiuran.

Saat rezim sibuk mengkriminalisasi bendera tauhid, menuding bendera tauhid sebagai bendera ormas, bendera terlarang, beliau almarhum membelanya, menjelaskan realitas bendera tauhid dengan memberi penjelasan yang gamblang.

Beliau, almarhum yang telah bergelut lama dalam dunia ilmu dan dakwah, tak melacurkan samudera pengetahuan hanya untuk ditukar dengan sekerat tulang dunia yang tidak mengenyangkan.