Selamat Jalan Pak Yunahar Ilyas!

Oleh: Ahmad Najib Burhani

Muhammadiyah kembali kehilangan satu pimpinan dan ulamanya. Kemarin pak Bahtiar Effendy, sekarang pak Yunahar Ilyas meninggalkan kami.

Sebagai alumni Saudi Arabia, pak Yunahar Ilyas selalu menolak untuk melakukan imitasi berpakaian dan perilaku Arab, seperti yang dilakukan para salafy di Indonesia.

Pak Yunahar Ilyas selalu memakai celana isbal (dipanjangkan sampai mata kaki), tidak memakai aksesoris Arab, tidak menunjukkan atharis sujud di jidat, dan berjenggot ala salafy.

Bahkan, pak Yunahar Ilyas salah satu yang secara kuat memberikan penegasan bahwa makna “Islam Berkemajuan” di Muhammadiyah berada pada gagasan dan ide.

Islam berkemajuan tidak terikat pada lokasi, tapi pada gerak.