KKN UMY 067 Lakukan Workshop Pemanfaatan Kulit Salak

MAGELANG — Turunnya harga salak berdampak pada pendapatan serta menumpuknya limbah salak yang mengganggu di pemukiman masyarakat Dusun Grogolsari, Desa Mranggen, Kabupaten Magelang.

Permasalahan tersebut lantas menarik minat dan inisiatif mahasiswa Kuliah kerja Nyata Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KKN UMY) 067 untuk mengadakan workshop pengolahan serta pemasaran minuman dari kulit salak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Minggu (12/1) di kediaman Kepala Dusun Grogolsari.

KKN UMY 067 memberikan ide kepada masyarakat untuk mengolah limbah kulit salak menjadi minuman agar dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Grogolsari.

Suprihno, Kepala Dusun Grogolsari menyampaikan bahwa masyarkat Dusun Grogolsari rata-rata bermata pencaharian sebagai petani salak. Akan tetapi saat ini penjual salak mengalami penurunan pendapatan dikarenakan harga penjualan salak yang turun.

Terlebih semakin banyaknya limbah kulit salak yang belum bisa dimanfaatkan masyarakat. “Saat ini harga salak di dusun Grogolsari hanya 1500 hingga 2000 rupiah perkilonya. Selain itu banyak limbah kulit salak yang menumpuk dan belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.