Pemahaman Agama Komprehensif Menjadi Penangkal Faham Radikal

0
12

BANTUL — Terorisme menjadi permasalahan serius di Indonesia. Berbagai peristiwa teror terjadi disebabkan oleh kelompok yang mengatasnamakan suatu agama.

Untuk itu pemahaman agama harus diajarkan secara komprehensif agar dapat memahami dan sekaligus mengamalkan ilmu agama.  

Sekertaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dr. Agung Danarto, MAg, mengatakan bahwa mengajarkan Al-Quran harus diajarkan dengan pemahaman ilmu pengetahuan. Bukan hanya hanya dengan metode menghafal saja.

Ia juga menjelaskan bahwa dalam beribadah dan aqidah itu harus sesuai dengan ajaran agama. Tetapi untuk urusan sosial kemasyarakatan harus menggunakan nilai-nilai yang terkandung dalam Islam.

“Yang literal (harfiah) hanya pada aspek ibadah dan aqidah, tetapi aspek di luar itu harus dengan menggunakan akal pikiran yang sesuai dengan jiwa ajaran Islam. Jika membaca ayat, harus difikir dan dipahami terlebih dahulu,” ujarnya saat mengisi Focus Group Discussion (FGD) “Pencegahan Radikalisme dan Terorisme di Sekolah dan Mubaligh Muhammadiyah: Menguatkan Moderasi Islam Indonesia”, Kamis (20/2) di Hotel Grand Dafam Rohan, Banguntapan, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).