UMY Terapkan Deteksi Dini Civitas dan Tamu Yang Memasuki Lingkungan Kampus

0
9

BANTUL — Guna mengurangi dampak penyebaran coronavirus (COVID-19) yang saat ini sedang mewabah di Indonesia, dan hingga saat ini sudah menyebar sampai ke Yogyakarta.

Berdasarkan surat keputusan resmi dari Wakil Rektor Bidang Akademik no. 304/A.2-VIII/II/2020 tanggal 14 Maret 2020, dan memperhatikan surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 35492/A.A5/HK/2020 tanggal 12 Maret 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19). Surat Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 02/MLM/1.0/H/2020, Surat Edaran Dirjen dikti no. 1 tahun 2020, dan Peraturan Rektor no. 001/PR- UMY/III/2020.

Serta memperhatikan perkembangan yang ada di masyarakat, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) sebagai salah satu tempat yang memicu tersebarnya virus COVID-19 disebabkan karena kepadatan kerumunan orang ketika kegiatan perkuliahan berlangsung, bermaksud ingin tetap melaksanakan kegiatan perkuliahan tatap muka seperti biasa namun tetap memperhatikan keprotokolan keselamatan kesehatan yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO).

Oleh karena itu, tim mitigasi COVID-19 UMY akan menerapkan pembatasan akses masuk ke kampus UMY dengan hanya membuka pintu gerbang utama, dan akan dilakukan pendeteksian suhu tubuh oleh tim dari FKIK UMY dan petugas Gate dari King Security yang sudah ditraining oleh tim kesehatan UMY.

Pengecekan suhu yang telah dilakukan sejak Jum’at (20/3) tersebut ditujukan terhadap setiap civitas dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan tamu dari luar yang ingin memasuki wilayah kampus Muda Mendunia UMY.