K.H. Ibrahim Meninggal Tanpa Meninggalkan Harta Benda

0
167

BELUM lama ini beredar video lama melalui WhatsApp acara besar Muhammadiyah di Alun-Alun Utara Yogyakarta. Ada narasi yang menyebutkan bahwa wajah Kiai Dahlan muncul di video tersebut. Tetapi ketika diikuti dari awal sampai akhir, tidak ada wajah mirip Kiai Dahlan. Ada wajah yang beberapa kali terlihat, tapi jelas bukan sang pendiri Muhammadiyah. Kemudian ada konfirmasi bahwa itu adalah Kiai Haji Ibrahim.

Ya beliau adalah K.H. Ibrahim, Ketua Umum Muhammadiyah setelah K.H. Ahmad Dahlan. Ada cerita menarik dalam Kongres Muhammadiyah ke-17 di Yogyakarta tahun 1928, ketika persyarikatan masih berumur 16 tahun. Kiai Ibrahim dengan tegas minta gambar-gambar Kiai Dahlan diturunkan. Sesaat situasi tegang muncul di arena kongres.

Ibrahim punya alasan. Bukan karena tak menghormati pendiri Muhammadiyah. Ia justru tidak ingin Kiai Dahlan terlalu dikultuskan, karena gejala pengkultusan sudah mulai tampak (Lustia Bekti Rohayati, K.H. Ibrahim: Kepemimpinan dan Perjuangannya dalam Muhammadiyah, 2009:39).

Tujuan utama Muhammadiyah adalah meluruskan penyimpangan dalam pelaksanaan ajaran Islam dengan bersandarkan kepada Al Qur’an dan Al Hadits. Jadi, pengkultusan terhadap siapapun harus dihindari. Itulah yang selalu diperjuangkan Kiai Ibrahim selaku penerus Kiai Dahlan.