Muhammadiyah Tolak Berdamai dengan Covid-19

0
25

YOGYAKARTA — Muhammadiyah tolak ajakan berdamai dengan virus corona. Sebaliknya, ormas ini menyatakan sikapnya untuk terus melawan penyebaran Covid-19. Penegasan ini disampaikan Ketua Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) PP Muhammadiyah, Agus Samsudin, Rabu 20 Mei 2029.

Berbagai indikator menunjukkan, perkembangan wabah Covid-19 masih terus menunjukkan trend kenaikan, baik jumlah kasus maupun korban meninggal dunia. Dengan demikian seharusnya upaya perlawanan terus ditingkatkan, bukan malah mengendor atau malam mau berdamai.

Dalam keterangan pers di Kantor PP Muhammadiyah Cik Ditiro Yogyakarta tersebut Agus mengatakan, kebijakan untuk mengendorkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan pernyataan berdamai dengan virus Corona di saat seperti ini bukanlah suatu sikap yang tepat. Karena, di sisi lain ada nasib para tenaga kesehatan dan warga masyarakat yang terpapar dipertaruhkan. Para tenaga kesehatan saat ini bertaruh nyawa menyelamatkan mereka yang terpapar Covid-19, mereka harus dijaga agar dapat bekerja dengan baik.

Muhammadiyah melalui jaringan dari tingkat pusat hingga ranting terus melakukan berbagai upaya penanganan wabah Covid-19 di Indonesia. Kebijakan penanganan dibuat di tingkat Pimpinan Pusat dan diterjemahkan dalam aksi di lapangan dengan ujung tombak berada di Pimpinan Cabang (PCM) dan Ranting Muhammadiyah (PRM), selain Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).