Terungkapnya Kasus Perjokian di UAD Yogyakarta

Setelah terbongkarnya praktik perjokian dan untuk memperketat pengawasan, kini dilakukan pemeriksaan fisik. Hal itu untuk meminimalisir praktik curang dalam PMB UAD Yogyakarta.

Perlu diketahui, peserta yang diterima menjadi mahasiswa FK UAD Yogyakarta membayar sumbangan pendidikan Rp 200 juta dan sumbangan jariyah sebesar Rp 75 juta. “Meski fakultas baru, UAD serius dalam seleksi calon mahasiswa. Dan, hanya calon mahasiswa yang unggul saja yang bisa masuk UAD Yogyakarta,” pungkas Kasiyarno. (Affan)