Inilah Sikap Terbaik Muslim dalam Hidup

Andi Suseno*

Hidup di dunia sepenuhnya adalah ujian dari Allah SWT. Demikian Allah SWT berfirman di dalam surat al-Ambiya’ 21:35

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.”

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsirnya menjelaskan bahwa makna dari ayat di atas adalah bahwa Allah SWT terkadang menguji manusia dengan sesuatu yang buruk (Asy-Syarru), terkadang juga dengan  kebaikan (Al Khairu) dan semuanya kembali kepada Allah. Artinya bahwa yang buruk terjadi atas kehendak dari Allah SWT dan yang baikpun tidak akan pernah terjadi kecuali jika Allah menghendaki. Demikian karena hidup di dunia ini sepenuhnya adalah ujian dari Allah SWT. Dalam surat al-Baqarah : 155 juga disebutkan :

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”

Dari ayat di atas dapat difahami bahwa ujian dan cobaan adalah sebuah keniscayaan yang pasti dialami oleh manusia. Tidak ada yang dapat mengelak dari ujian Allah. Jika ada orang yang tampak bahagia dengan berlimpahnya harta, ketahuilah bisa jadi ujian Allah bisa datang dari sisi yang lain mungkin anaknya bermasalah, mungkin orang tua yang sakit-sakitan, mungkin tetangga yang kurang baik dan seterusnya. Diujung ayat Allah berfirman: kabarkanlah berita gembira kepada orang yang sabar. Artinya bahwa sabar adalah sikap terbaik seorang mukmin dalam menghadapi setiap ujian, yang tidak akan dia dapatkan kecuali dengan melaksanakan shalat dengan sebaik-baiknya sesuai yang Rasulullah SAW contohkan sebagaimana firman Allah SWT. pada ayat sebelumnya

“ Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (al-Baqarah : 153).”