Tim PPM UAD Ubah Jelantah Menjadi Produk Bernilai Tambah

YOGYAKARTA — Era pandemi Covid-19 saat ini, semua sektorn perekonomian mengalami penurunan sehingga diperlukan suatu tindakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Berkaitan hal itu, Tim Pengabdian Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta yang diketuai Amalia Yuli Astuti, ST, MT dari Teknik Industri dan beranggotakan Utaminingsih Linarti, ST, MT dari Teknik Industri serta Gita Indah Budiarti, ST, MT dari Teknik Kimia mengadakan pelatihan pemanfaatan minyak goreng bekas (jelantah) menjadi produk yang bernilai lebih. Salah satunya dibuat menjadi lilin aromaterapi.

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sering dijumpai masyarakat. Minyak jelantah itu mengandung senyawa karsinogen apabila digunakan kembali. Jika dijual kembali harganya berkisar Rp 450,00 per liter.

Dan minyak jelantah ini dapat dimanfaatkan menjadi suatu produk yang mempunyai nilai tambah.